Tak Jalankan Tugas, Guru Kontrak Siap Dipecat

Bintuni, SP. Untuk mengatasi kekurangan jumlah guru di sekolah-sekolah, Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Teluk Bintuni kembali membuka lowongan pekerjaan sebagai guru kontrak. Tercatat sebanyak sebanyak 897 pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan akan mengikuti seleksi selanjutnya. Sementara jumlah guru kontrak yang dibutuhkan hanya sekitar 450 orang.

Kepala Dinas Dikbudpora, Nicolaus Nimbafu mengharapkan melalui petrekrutan guru kontrak ini, pihaknya dapat memperoleh tenaga guru yang memiliki kompentensi, kinerja tinggi, loyal, dedikasi, profesional dan siap melaksanakan tugas didaerah terpencil maupun terisolir. Karena menurutnya selama ini para guru kontrak banyak yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik dan benar, terutama yang bertugas didaerah pedalaman.

Dijelaskan dari 450 guru kontra yang akan direkrut, akan ditempatkan pada empat wilayah yang berbeda. Wialyah kota sebanyak 130 guru, wilayah pinggiran sebanyak 110 guru, wilayah terpencil sebnayak 150 guru dan wilayah terisolir sebanyak 60 guru. Jenis guru yang direkrtut mulai dari guru TK hingga SMA.

Nimbafu mengaku akan menindak tegas hingga pemecatan terhadap para guru kontrak yang tidak menjalankan tugas dengan baik.

�SK ada di kami, tidak melakasankan tugas ya kita berhentikan. Kita akan tegur lisan dulu, satu bulan tidak berada ditempat tugas siap-siap diberhentikan,� tegasnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (21/7) lalu.

Sementara terkait dengan honor guru yang akan diterima, diakui tidak ada perubahan, yakni untuk wilayah kota akan mendapat honor sebesar Rp. 2 juta/ bulan, daerah pinggiran Rp. 3 juta/ bulan, daerah terpencil Rp 4 juta/ bulan, dan sebesar Rp. 5 juta/ bulan bagi yang bertugas di wilayah terisolir. (SP/02)

Related Post

Leave a reply