ANISTO “PEMBANGUNAN EKONOMI MASYARAKAT DI TELUK BINTUNI MEMPRIHATINKAN”

YOHANIS MANIBUY, Katua DPD Partai Golkar Teluk Bintuni.

BINTUNI – SUARAPESISIR.CO.ID – Membangun sebuah kabupaten dengan tatanan masyarakat adat yang mulai berkembang seperti kabupaten Teluk Bintuni, itu memang tidaklah mudah, karena itu dibutuhkan sebuah ketulusan dan kejujuran hati sebagai anak adat.

Anisto Manibuy ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Teluk Bintuni, saat ditemui suara pesisir baru-baru ini mengungkapkan bahwa, ketika hati kita tidak lagi ikhlas mengabdikan diri untuk masyarakat, maka pikiran kitapun tidak akan mampu berkreasi apalagi berinovatisi dengan baik untuk kemajuan masyarakat, tandas Anisto sapaan akrab sang politisi muda bertalenta dari anak adat Suku Wamesa Teluk Bintuni Papua Barat.

Anisto mengatakan, selama kurang lebih sepuluh tahun (periode 2005-2015) masa pemerintahan Alfons Manibui, yang membangun Teluk Bintuni dengan sentuhan kasih dan hati yang tulus, pada saat itu tanpak jelas mengalami banyak kemajuan dalam berbagai sektor kehidupan, dan sangat dirasakan oleh masyarakat adat tujuh suku yang mendiami wilayah Teluk Bintuni yang kaya raya akan potensi sumber daya alamnya.

Maka tidak mengherankan jika masyarakat pada masa periode 10 tahun pemerintahan tersebut begitu bersemangat karena geliat pembangunan dan aktivitas roda perekonomian masyarakat tumbuh begitu produktif dan berjalan lancar.

Namun kondisi saat ini, seiring dengan kinerja pemerintahan baru dimana pembangunan cenderun berjalan mundur. Anisto sebagai anak adat tujuh suku Teluk Bintuni, merasa sangat prihatin melihat situasi dan kelesuan kondisi perekonomian masyarakat saat ini, dimana masyarakat adat tujuh suku hanya bisa jadi penonton tanpa mampu berbuat apa-apa atas situasi pembangunan yang kian terpuruk di Teluk Bintuni.

Hal yang seharusnya tidak perlu terjadi kalau saja pemerintah menyadari, bahwa kemajuan pembangunan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat sebuah kabupaten di Indonesia, itu merupakan tanggung jawab pemerintah sebagaimana yang dijamin oleh undang-undang kita.

Saat ini kita tengah menghadapi tahun politik, dimana tahun 2018 ini dibeberapa wilayah tengah menghadapi pilkada, dan tahun 2019 mendatang kita akan diperhadapkan pada pemilihan legislatip dan juga pemilihan Presiden. Sebagai seorang politisi dan ketua DPD Partai Golkar Teluk Bintuni, saya mengajak masyarakat untuk mempersiapkan diri dan cerdas menggunakan haknya dalam memilih pemimpin, agar pembangunan disegala bidang kehidupan dapat kembali berjalan lebih baik, tandas Anisto.

Bintuni harus bangkit, kita harus maju sejajar dengan Kabupaten lain yang ada di Papua dan Papua Barat, dan kita pasti bisa, ketika kita ikhlas bersatu demi kemajuan Teluk Bintuni, bahkan kita mampu maju lebih baik dari kabupaten lain di luar tanah Papua, karena kita didukung dengan sumber daya alam yang melimpah, ayo bersama kita bangkit untuk Bintuni. Seru Anisto mengakhiri uraiannnya atas keprihatinan pembangunan di Telul Bintuni.(SP/ces*)

Related Post

Leave a reply