KAPOLDA SULSEL ” MARI MEMAKNAI HARKITNAS DENGAN MENINGKATKAN SDM, JANGAN MUDAH TERPROVOKASI, PUPUK RASA NASIONALISME UNTUK TEGUHNYA NKRI”

Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. UMAR SEPTONO, SH.,MH.

MAKASSAR (5/18) – SUARAPESISIR.CO.ID, Kebangkitan Nasional merupakan bangkitnya semangat Nasionalisme, persatuan, kesatuan dan kesadaran sebagai sebuah bangsa untuk memajukan diri melalui gerakan organisasi yang sebelumnya tidak pernah muncul selama masa penjajahan di bumi pertiwi.

Namun dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo yang digagaskan pertama kali oleh Dr. Wahidin Sudiro Husodo, yang pada awalnya bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial budaya. Dimana Organisasi ini mendirikan sejumlah sekolah yang bernama Boedi Oetomo yang bertujuan untuk berusaha memelihara serta memajukan kebudayaan Jawa. 

Pada masa itu, Anggota dari organisasi Boedi Oetomo sendiri terdiri dari kalangan atas suku Jawa dan Madura. Namun sejak tahun 1915 organisasi Boedi Oetomo mulai bergerak di bidang politik.

Lahirnya Gerakan nasionalisme Boedi Oetomo yang bercirikan politik, hal itu disebabkan oleh berlangsungnya Perang Dunia I, dimana Peristiwa Perang Dunia I mendorong pemerintah kolonial Hindia Belanda memberlakukan milisi bumiputera, yaitu wajib militer bagi warga pribumi.

Dalam perjuangannya di bidang politik, Boedi Oetomo memberi syarat untuk pemberlakuan wajib militer yakni dengan Syarat harus dibentuk terlebih duhulu sebuah lembaga perwakilan rakyat (Volksraad).

Usulan Boedi Oetomo disetujui oleh Gubernur Jenderal Van Limburg Stirum sehingga terbentuk Volksraad pada tanggal 18 Mei 1918. 

Di dalam lembaga Volksraad terdapat perwakilan organisasi Boedi Oetomo, yaitu Suratmo Suryokusomo. Menyadari arti pentingnya sebuah organisasi bagi rakyat, maka pada tahun 1920 Boedi Oetomo mulai menerima anggotanya dari kalangan masyarakat biasa.

Dengan bergabungnya rakyat biasa inilah menjadikan Boedi Oetomo menjadi sebuah organisasi pergerakan rakyat, dengan tujuan nasionalisme untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. Umar Septono,SH.,MH. pada upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 110 tahun 2018, di Lapangan Upacara Polda Sulsel, Senin (21/05) mengajak seluruh personil yang ada dijajaran Polda Sulsel untuk bersama-sama memaknai Harkitnas dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui kualitas pendidikan dan pelatihan.

Disamping itu Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. Umar Septono,SH.,MH. yang bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) pada peringatan Harkitnas tahun ini, juga menghimbau kepada seluruh personil Polda Sulsel agar sebisa mungkin untuk terus memupuk rasa nasionalisme, dan tidak mudah terprovokasi terhadap pihak-pihak yang hendak memecah belah bangsa Indonesia.

Semangat juang dan nasionalisme anak bangsa di masa Boedi Oetomo kala itu, hendaklah menjadi napas dan spirit nasionalisme kita saat ini, sebagai anak bangsa, dalam memajukan pembangun diberbagai sendi kehidupan bangsa Indonesia.(SP/mukhlis)

Related Post

Leave a reply