ANISTO MENGAJAK MASYARAKAT ADAT 7 SUKU, BANGKIT MENGEMBALIKAN KEJAYAAN TELUK BINTUNI

Anisto Manibuy melakukan Salam Komando bersama Agus Manibuy, yang disaksikan oleh Mantan Bupati Teluk Bintuni dua periode Alfons Manibui, dihadapan masyarakat, isyarat mendukung Anisto untuk BANGKIT bertarung pada Pilkada 2020 guna mengembalikan kejayaan Teluk Bintuni pada tatanan kehidupan masyarakat yang sejahtera.

BINTUNI-SUARAPESISIR.CO.ID, Eforia Pilkada serentak 2020 kian terasa, kendati tahapannya baru akan dimulai pada bulan Oktober 2019, namun bakal calon kandidat yang akan bertarung, mulai menyatakan kesiapannya.

Bahkan komunitas masyarakat, sudah ada yang mulai menyatakan dukungannya terhadap bakal calon, demikian pula dimedia massa serta diberbagai media sosial juga mulai ramai memperbincangkan bakal kandidat yang akan mewarnai pesta demokrasi lima tahunan ini.

Pesona pilkada dalam dimensi politik, tampak memang indah, sehingga mampu menarik perhatian banyak pihak, apalagi proses dan tahapan pilkada yang cukup panjang, sehingga masyarakat memiliki ruang dan waktu yang cukup untuk mencari sosok Pemimpin yang terbaik.

Salah satu sosok Politisi muda Teluk Bintuni Papua Barat, yang telah menyatakan sikap akan ikut bertarung pada Pilkada tahun 2020 yakni Yohanis ‘Anisto’ Manibuy, Ketua DPD Partai Golkar Teluk Bintuni.

Kepada suarapesisir, Anisto Manibuy menyatakan tekadnya akan kembali bertarung pada Pilkada 2020, karena sebagai anak adat dari tujuh suku negeri sisar matiti, merasa bertanggungjawab untuk menghadirkan sebuah kehidupan masyarakat adat tujuh suku yang lebih sejahtera.

Anisto Manibuy mengatakan, masyarakat Teluk Bintuni harus dapat merasakan kehidupan yang lebih sejahtera, sebagaimana janji kemerdekaan bahwa rakyat harus hidup sejahtera.

Untuk itulah Anisto Manibuy mengajak masyarakat Teluk Bintuni, untuk BANGKIT bersama untuk menatah Bintuni yang lebih bermartabat, amanah dengan tatanan pemerintahan yang bersih, transparan dan kreatif serta inovatif untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.

Anisto menyadari bahwa untuk membangun Teluk Bintuni, memang tidaklah muda karena itu ia mengajak seluruh masyarakat adat tujuh suku dan suku nusantara Teluk Bintuni, mulai saat ini kembali menyatukan tekad bangkit mengembalikan kejayaan Teluk Bintuni.

(SP/Lombert)

Related Post

Leave a reply