MARUSU JUARA, KETUA MAROS ALL STAR KECEWA

MAROS, suarapesisir.co.id – Keseblasan Kecamatan Marusu berhasil menjuarai Bupati Cup Maros tahun 2018 setelah menaklukkan keseblasan dari Kecamatan Turikale lewat drama adu penalti 4-2 (0-0) pada final, yang digelar di Stadion Merdeka Kassi Kebo Maros, Jumat (7/4/2018).

Kecamatan Marusu yang merupakan keseblasan yang memang haus akan gelar juara, tampil dengan semangat tinggi sejak dari menit pertama pertandingan dimulai.

M. Arfah nomor punggung 55, anak muda bertalenta dari keseblasan Marusu, mampu mengkandaskan setiap gempuran serangan dari keseblasan Kecamatan Turikale, yang dimotori Nando, yang pada gelaran Bupati Cup Maros 2018 ini berhasil menjadi top skor dengan torehan koleksi 4 bola.

Gelaran sepak bola Bupati Cup Maros yang menampilkan talenta-talenta muda berbakat ini, diikuti 14 Keseblasan dari 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Maros, dengan sistem pertandingan setengah kompetisi.

Dengan kematangan skill yang dimiliki Arfah dari kecamatan Marusu, dan Nando dari keseblasan Turikale, memaksakan babak tambahan dilakukan setelah 2 kali 45 menit bermain tanpa gol, yang akhirnya pertandingan harus ditentukan lewat drama adu penalti setelah tidak ada gol tercipta pada dua kali 15 menit babak tambahan.

Dalam drama adu penalti, empat pemain dari kecamatan Marusu mampu menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sedangkan Kecamatan Turikale hanya dua pemainnya berhasil melakukan eksekusi penalti dengan sempurna.

Ini merupakan gelar pertama bagi kecamatan Marusu sejak Bupati Cup Maros berlangsung. Sedangkan kecamatan Turikale sebelumnya sudah perna menjuarai gelaran iven tahunan di Kabupaten Maros ini. Keberhasilan Kecamatan Marusu menjuarai gelaran ini, selain tropi juga berhak mendapatkan uang pembinaan 12 juta rupiah dan untuk Kecamatan Turikale sebagai juara kedua mendapatkan uang pembinaan 9 juta rupiah serta untuk juara tiga bersama masing-masing memperoleh uang pembinaan 6 juta rupiah.

Sementara M. Arfah dari Kecamatan Marusu sebagai pemain terbaik dan Nando dari Turikale sebagai top skor masing-masing mendapatkan 2 juta 5 ratus ribu rupiah.

Babe Hamdan, pemerhati sepak bola butta salewangan yang juga merupakan petinggi PSSI Maros kepada suara pesisir mengatakan bahwa pemain-pemain muda berbakat yang ikut berlaga pada Bupati Cup 2018 ini, yang terbaik diantara yang terbaik akan direkrut menjadi Tim Porda yang akan mewakili Kabupaten Maros.

Sementara itu Awaluddin Djamal ketua Maros All Star, sangat menyayangkan dan kecewa atas ketidak hadiran Bupati Maros pada laga final.

Pada hal kehadiran Bupati sebagai pembina tentu sangatlah dinantikan, khususnya untuk memberi semangat dan motivasi terhadap para pemain-pemain muda yang nanti akan membawah panji Kabupaten Maros pada gelaran iven ditingkat Provinsi Sulawesi Selatan, tandas Awaluddin Djamal. (SP/klis)

Related Post

Leave a reply