WAKIL KETUA DPRD MENGAPRESIASI KESIGAPAN TIM SABER PUNGLI MAROS

Aiptu AKBAR AR, S.Sos. Kanit IK Polsek Lau Maros

SUARA PESISIR.CO.ID, MAROS – Tim Satgas Saber Pungli Maros berhasil melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang oknum guru yang diduga melakukan pungli terhadap calon peserta ujian Paket C.

Aiptu Akbar AR, S.Sos. Kanit IK Polsek Lau Kabupaten Maros, pada Jumat pagi (27/4/2018) menerima laporan dari salah seorang warga lewat telepon seluler yang menyampaikan informasi bahwa ada keluarganya yang akan mengikuti ujian Paket C di sekolah SMK Negeri 1 Lau, namun dimintai uang sebesar Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) oleh oknum berinisial M, guru SMP Unggulan Darussalam Barandasi Maros.

Uang sebesar satu juta rupiah tersebut, oleh oknum guru dimaksud adalah biaya dalam mengikuti ujian Paket C, pada hal dalam ketentuan untuk mengikuti ujian paket C, itu tidak dipungut biaya.

Dengan informasi yang diterima Aiptu Akbar AR, selanjutnya ia laporkan kepada Kanit IK Polres Maros selaku Koordinator Unit Intelejen Satgas Saber Pungli untuk selanjutnya dilakukan tindakan operasi tangkap tangan.

Tim operasi tangkap tangan terhadap salah seorang oknum guru berinisial M, dipimpin oleh Ipda Pandu Harikusuma Anggota unit penindakan satgas saber pungli Maros bersama Muhammad Awaluddin, anggota unit intelejen Satgas saber pungli Maros, serta Aiptu Akbar AR Kanit IK Polsek Lau dan Bripka Faizal anggota IK Polsek Lau.

Dalam OTT yang terjadi di depan SMK Negeri 1 Lau Maros, Tim satgas saber pungli berhasil mengamankan oknum guru berinisial M dengan barang bukti uang sebesar Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) yang diterima dari salah satu korban Calon Peserta Ujian Paket C. 

Menurut oknum guru yang diamankan tersebut, kepada tim satgas saber pungli mengatakan bahwa dari setiap pungutan yang dilakukan, dia mendapat jata Rp 200.000,- (dua ratus ribu rupiah).

Dari pengakuan oknum guru yang berhasil diamankan tim saber pungli Maros tersebut, dapat dipastikan yang bersangkutan tidak bekerja sendiri dalam menjalankan aksinya, apalagi yang bersangkutan bukanlah guru pada SMK Negeri 1 Lau. Bahkan disinyalir praktek Pungli yang ia lakukan boleh jadi sudah berlangsung lama dan tidak menutup kemungkinan juga dilakukan pada sekolah-sekolah lain.

H.M. RUSDI RASYID, Wakil Ketua DPRD Maros

Menanggapi kasus OTT tersebut, Politisi senior Partai Golkar H.M.Rusdi Rasyid yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Maros, mengapresiasi kesigapan tim saber pungli Maros, dalam mensikapi laporan masyarakat secara cepat.

Lebih lanjut Rusdi Rasyid mengatakan adanya peran serta masyarakat dalam berinisiatip melaporkan setiap adanya kasus pungli juga patut diapresiasi, dan untuk mengantisipasi kejadian serupa, kasus ini hendaknya segera diusut tuntas guna mengungkap jaringannya dan diproses sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

Rusdi Rasyid juga menharapkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, hendaknya lebih pro aktif melakukan sosialisasi ke masyarakat
bila ada kegiatan atau program ujian paket C ataupun paket-paket lainnya, agar masyarakat Maros, tau dan bisa memahami prosedur atau tahapan bila ingin mengikuti program paket pendidikan yang ada tandasnya.(SP/klis)

Related Post

Leave a reply