UNTUK MENDAPATKAN SDM YANG BERMUTU, REKRUTMEN CALON ANGGOTA POLRI HARUS MENGEDEPANKAN PRINSIP “BETAH”

Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. Umar Septono, SH., MH. dihadapan peserta rekrutmen calon anggota Polri

MAKASSAR (5/18) – SUARAPESISIR.CO.ID, Kepolisian Republik Indonesia atau Polri kembali melakukan rekrutmen calon anggota Polri secara terpadu TA. 2018. Dan untuk mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang bermutu, Polri berkomitmen, dimana dalam proses rekrutmen, bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Komitmen Polri tersebut merupakan salah satu upaya untuk menghasilkan SDM Polri yang berkwalitas, berkarakter, serta memiliki pola fikir yang revolusioner dengan budaya kerja yang maksimal dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Tantangan Polri kedepan tentu akan semakin berat karena suka atau tidak suka, Polri akan diperhadapkan pada perkembangan lingkungan yang strategis baik secara global, nasional maupun lokal, sehingga mutlak harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas personil Polri yang handal.

Karena itulah dalam proses rekrutmen anggota Polri TA. 2018 Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Umar Septono, SH.,MH. saat meninjau langsung pelaksanaan tahapan kegiatan rekrutmen anggota Polri di Hotel Dalton Makassar, minggu (20/05) menegaskan bahwa dalam tahapan seleksi penerimaan, itu tidak dipungut biaya sepeserpun.

Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. Umar Septono, SH., MH. yang didampingi oleh Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Risyapudin Nursin, S.IK dan Karo SDM Polda Sulsel Kombes Pol. Yohanes Ragil HS, SH., M.Hum. dihadapan peserta test akademik calon bintara dan pengumuman hasil perankingan awal calon taruna akpol mengatakan jika dalam tahapan rekrutmen ini Polda Sulsel, juga mengedepankan prinsip “BETAH” yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis” Tegasnya.

Hal tersebut dimaksudkan sebagai upaya pemeliharaan sikap mental prilaku anggota Polri dalam melakukan berbagai pembinaan, pengawasan melekat, dimana hal ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah tentang revolusi karakter bangsa.

Untuk tujuan perubahan tersebutlah maka Polri terus manata diri yang di motori Kapolda dan Karo SDM Polda Sulsel, dimana gerakan ini diharapkan akan dapat menjadi pelopor yang secara signifikan memberi pengaruh bagi perubahan kinerja personil Polri khususnya di jajaran Polda Sulsel.

Dan diharapkan pula agar nilai-nilai dan karakter kebhayangkaraan dalam setiap pola pikir dan pola tindak sebagai anggota Polri serta sebagai warga masyarakat, selalu dikedepankan oleh masing-masing personil Polri selaku penggerak dan pelopor tertib sosial di ruang publik.(SP/mukhlis)

Related Post

Leave a reply