KETUA TP-PKK BANTAENG, MENYERAHKAN BEASISWA BERPRESTASI

Sri Dewi Yanti Ilham Azikin, Ketua TP-PKK Bantaeng, saat menyerahkan Bantuang Beasiswa kepada Siswa Berprestasi di SD Talakayya Desa Bonto Tangnga, Kecamatan Ulu Ere Bantaeng.

BANTAENG-SUARAPESISIR.CO.ID, Ketua TP PKK Bantaeng, Sri Dewi Yanti melakukan kunjungan kerja ke SD Talakayya, Desa Bonto Tangnga, Kecamatan Ulu Ere, Senin, 29 Juli 2019. Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan beasiswa berprestasi untuk murid SD Talakayya.

Beasiswa tersebut adalah program Pemerintah Desa Bonto Tangga. Sebanyak 18 orang murid menerima beasiswa. Mereka adalah murid yang mendapatkan peringkat 1 sampai 3.

Ketua TP PKK Bantaeng, Sri Dewi Yanti memberikan apresiasi terhadap upaya pemerintah Desa Bontotangnga untuk mendorong terwujudnya peningkatan SDM di desa itu. Dia berharap beasiswa ini dapat dipergunakan untuk mendorong terciptanya peningkatan prestasi bagi pelajar di sekolah tersebut.

“Ini adalah sebuah bentuk apresiasi untuk anak-anak berprestasi. Semoga beasiswa ini bisa terus mendorong terciptanya lebih banyak anak yang berprestasi,” tandas Sri Dewi Yanti.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP-PKK Bnataeng Sri Dewi Yanti Ilham Azikin, juga mengingatkan tentang isu stunting. Sekedar diketahui, stunting adalah suatu kondisi yang ditandai ketika panjang atau tinggi badan anak kurang jika dibandingkan dengan umur. Masalah ini sudah menjadi isu nasional yang muncul dalam Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK di Padang, beberapa waktu lalu.

“Melalui sekolah, sosialisasi mengenai pentingnya gizi anak bisa dilakukan. Sekolah adalah salah satu bagian terdekat dari orang tua siswa,’ tandasnya.

Sri Dewi Yanti mengajak orang tua siswa dan guru untuk senantiasa memerhatikan masalah gizi anak, karena anak adalah salah satu cerminan masa depan sebuah daerah.

“Kita berharap dari anak-anak kita, calon pemimpin mulai disiapkan. Oleh karena itu, perhatikanlah gizi anak-anak kita,” ungkap Sri Dewi Yanti.

Disamping itu ia juga mengajak kepada orang tua murid dan guru untuk mengantisipasi bahaya konten internet untuk anak. Jangan sampai, anak dapat leluasa mengakses internet tanpa pengawasan orang tua.

“Kita harus hati-hati. Pendidikan yang baik harus dibarengi dengan pembinaan karakter. Di internet, cari infornasi yang bermanfaat saja,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Desa Bontotangnga, Saharuddin mengatakan, pemberian beasiswa ini sejalan dengan program dan visi-misi pemerintah Kabupaten Bantaeng, kegiatan ini akan menjadi kesatuan untuk pengembangan dan peningkatan SDM mulai dari tingkat desa hingga tingkat kabupaten.

Sahabuddin menambahkan, bahwa tahun ini, pemerintah desa juga sudah merintis sekolah agama, dan keberadaan sekolah agama ini penting untuk peningkatan wawasan keagamaan anak-anak di Desa Bontotangnga Kabupaten Bantaeng, ungkap sang Kepala Desa.

“Selama ini, belum ada sekolah agama yang ada di sini. Oleh karena itu, kita mulai merintisnya, tahun ini”.

Sahabuddin juga berencana untuk membantu mahasiswa asal Desa Bontotangnga yang ada di Makassar. Salah satunya dengan disiapkannya rumah inap yang aman dan nyaman untuk mahasiswa asal desa tersebut.

“Semoga ini bisa segera terwujud dan mendorong terciptanya peningkatan SDM di Bontotangnga,” tandasnya.

Kepala SD Talakayya, Lambi berharap bantuan beasiswa tersebut, bisa dipergunakan dengan tepat oleh orang tua siswa. Dana tersebut semestinya digunakan untuk membantu pelajar melanjutkan pendidikannya dengan baik.

“Jangan sampai beasiswa ini digunakan untuk hal lain yang diluar pendidikan siswa,” ungkapnya.

(SP/Mukhlis)

Related Post

Leave a reply