PERTAMINA GELAR OPERASI PASAR LPG 3 KG DI MONCONGLOE MAROS

Susana Operasi Pasar LPG 3 kg di dusun Leko, Desa Bontomarannu Kec. Moncongloe Kabupaten Maros. Sabtu 10/8/2019

MAROS-SUARAPESISIR.CO.ID, Menjelang Idhul Adha warga Maros, semakin kesulitan untuk mendapatkan Elpiji 3 kilogram. Bahkan Elpiji bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat miskin ini, sudah dirasakan langkah sejak dua bulan terakhir.

Dan kalaupun ada, warga terpaksa harus membeli elpiji jauh di atas harga HET yang ditetapkan Pertamina. Dimana pada tingkat pengecer menjual dengar harga Rp 25.000,- pertabungnya. Bahkan sejumlah warga di Tanralili mengatakan, tiga pekan terakhir sempat menembus harga Rp 30.000,- lantaran pengecer membelinya dari pangkalan dengan harga tinggi, dan itu terpaksa dibeli karena elpiji sangat dibutuhkan masyarakat.

Hj. Halija salah satu pengecer elpiji 3 kg mengatakan, seharusnya Pertamina, Koperindak ataupun Agen Pertamina itu sering-sering turun ke lapangan, memantau pangkalan-pangkalan yang ada, karena salah satu faktor tingginya harga di masyarakat itu karena adanya pangkalan yang menjual ke pengecer dengan harga tinggi, bahkan mereka mengutamakan peternak dari pada masyarakat, tandasnya.

Menyikapi persoalan tersebut, pihak Pertamina melalui PT. Delima Emas Gasindo agen Elpiji 3 kg di Maros, bekerjasama dengan Dinas Koperindag Kabupaten Maros, menggelar operasi pasar, untuk mempermudah masyarakat mendapatkan LPG 3 KG dengan harga HET Rp15.500,- pertabung, khususnya menjelang Idhul Adha 1440 H.

“Operasi pasar ini digelar pada hari Sabtu 10/8/2019 dengan menyebarkan sebanyak 560 tabung elpiji 3 kg di Dusun Leko, Desa Bontomarannu Kecamatan Moncongloe Maros. Operasi Pasar ini sebagai langkah Pertamina untuk memastikan bahwa stok elpiji 3 kg aman khususnya di Kabupaten Maros,” tandas Asri Pimpinan PT. Delima Emas Gasindo.

(SP/klis)

Related Post

Leave a reply