AHSAN ANWAR SIAP UNTUK PILKADA MAROS 2020

Ahsan Anwar, SE,M.Si. usai menerima penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 10 tahun dari Presiden RI, Joko Widodo, tgl 17 Agustus 2019

MAROS-SUARAPESISUR.CO.ID, Eforia Pilkada serentak 2020 kian terasa, kendati tahapannya diperkirakan baru akan mulai pada bulan oktober 2019. Namun para bakal calon kandidat yang akan bertarung, kini mulai silih berganti menyatakan kesiapannya.

Bahkan dibeberapa sudut ruang publik mulai banyak terpajang baliho bakal calon, demikianpula di media massa serta diberbagai media sosial juga semakin ramai memperbincangkan para bakal kandidat yang akan mewarnai pesta demokrasi lima tahunan ini.

Pesona pilkada dalam dimensi politik, tampak memang indah, sehingga mampu menarik perhatian banyak pihak, apalagi proses dan tahapan pilkada yang cukup panjang, sehingga masyarakat memiliki ruang dan waktu yang cukup dalam mencari sosok Pemimpin yang terbaik.

Salah satu sosok intelektual muda Maros yang boleh jadi pilihan, dan telah menyatakan sikap akan ikut bertarung pada pilkada tahun 2020 yakni Ahsan Anwar, SE.,M.Si.

Kepada suarapesisir Accank sapaan akrabnya mengatakan bahwa, pengalaman 10 tahun masa pengabdiannya sebagai Akademisi/ASN pada Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (STIA LAN) Makassar, akan menjadi bekalnya untuk mengabdikan dirinya di tanah kelahirannya Kabupaten Maros, jika Masyarakat merestuinya.

Accank berkeinginan kuat untuk menghadirkan sebuah Tatanan Pemerintahan yang lebih Bermartabat, Inspiratif, Sejahtera dan Aman, agar masyarakat Buttasalewangeng Maros, mampu menikmati sebuah dimensi kehidupan yang lebih Sejahtera dan sumber daya manusia yang lebih unggul.

Menurut Ahsan Anwar, SE,M.Si. sumber daya harus kita benahi jika kita ingin meningkatkan kualitas hidup, khususnya kepada Aparatur Sipil Negara sehingga dalam melaksanakan tugas fungsinnya sebagai ASN, dapat dijalankan dengan baik, tandasnya.

Menjadi seorang pemimpin pada sebuah wilayah Pemerintahan, memang haruslah orang yang mempunyai integritas, kapasitas dan kapabilitas, karena membangun bangsa itu tidaklah muda karena dibutuhkan kejujuran dan ketulusan hati sebagai anak bangsa.”

(SP/ajiully)

Related Post

Leave a reply